Review Tenun Printing ala Korea
Di Indonesia sendiri kain tenun merupakan kain tradisional yang sudah dikenal sejak jaman Prasejarah. Ada bukti kuat yang menunjukkan hal ini. Dan bahan-bahan pembuatnya dulu sederhana, biasanya berasal dari kulit kayu, serat, dedaunan, atau akar tumbuh-tumbuhan. Kain tenun yang kita kenal sekarang juga merupakan hasil perpaduan budaya dari berbagai budaya, misalnya India, Cina, Eropa, Persia, dan masih banyak lagi. Ini juga menjadi bukti bahwa kain seperti ini tidak hanya terdapat di Indonesia, melainkan di berbagai tempat di seluruh dunia.

Oke, cukup sampai disini dulu pembahasan tentang kain tenun di Indonesia, sekarang kita akan membahas tentang kain tenun secara lebih universal. Di Korea pakaian tenun menjadi salah satu tren fashion saat ini. Kain tenun memiliki motif yang sangat khas, dan itu juga bisa anda lihat pada busana tenun korea. Namun yang membedakan adalah pakaian tenun tersebut tidak benar-benar ditenun menggunakan alat, melainkan di print. Jadi hanya motifnya saja yang menyerupai kain tenun, sedangkan cara pembuatannya berbeda.

Kain tenun memang unik, motif yang sering ditampilkan pada kain tenun adalah motif simetris dan etnik. Hal ini juga bisa anda lihat pada pakaian tenun printing khas korea. Secara motif pakaian ini memang sangat unik sekali, tidak kalah dengan motif fashion pada umumnya, seperti motif floral, geometris, kotak-kotak, garis, dll. Busana korea ini selain mirip dengan motif kain tenun juga mirip dengan batik Indonesia lho. Proses pembuatan mungkin berbeda, namun hasil akhirnya mirip. Batik Indonesia memiliki ciri khas tebal dan ramai, begitu pula tenun khas korea ini. Dalam bahasa Inggris, busana korea ini dikenal dengan nama paisley print. Oke, sekarang beralih ke busana musim panas. Pakaian dengan motif batik dan tenun akan sangat pas dipakai untuk summer, mengingat kedua jenis pakaian ini sama-sama memiliki tema bold dan strong. Sekarang ada banyak baju korea motif batik atau tenun yang dimodifikasi ke dalam pakaian sehari-hari. Nah, anda juga bisa mencobanya.


Busana tenun printing ini bersifat universal dan versatil. Tidak ada batasan untuk dipakai oleh pria atau wanita, keduanya bisa memakai. Ada banyak desainer yang mengadaptasi gaya busana ini untuk tren fashion musim panas 2012, diantaranya adalah ASOS, Zara, Etro, Stella McCartney dan Topman. Desainer berlomba-lomba untuk menghidupkan gaya berbusana etnik baju korea ini dan membawanya ke arus fashion mainstream. Ini adalah salah satu jenis pakaian yang memiliki pola rumit namun indah. Itulah mengapa fashionista dari seluruh dunia menyukai pakaian ini.


Setiap daerah memiliki motif pakaian yang khas, sehingga kita bisa mendapatkan inspirasi yang sangat luas. Untuk tren fashion summer kali ini, pola tenun yang ditampilan cenderung lebih ringan dan memiliki warna lembut seperti pastel. Dan satu lagi, motif printing menjadi headline pada musim panas kali ini. Dan hampir semua jenis busana bisa mengadaptasi motif ini, mulai dari atasan, bawahan, gaun, rok, kemeja, dll. Untuk acara casual, maka anda bisa memakai motif ini pada salah satu busana, misalnya atasan atau bawahan. Sedangkan untuk acara lebih formal, maka anda mengaplikasikan motif ini untuk seluruh bagian pakaian anda.

Nah Jakofans, Sekian dulu pembahasan kita tentang Review Tenun Printing Khas Korea kali ini. Semoga bisa menginspirasi anda dalam berbusana.

Post a Comment